Selamat Datang Di Official WebBlog PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Tebo
Tampilkan postingan dengan label MAD. Tampilkan semua postingan

Merubah Wajah Desa, Melihat Senyum Warga

0 komentar
     Sesuai dengan petunjuk PTO yang ada bahwa sanya seluruh desa yang ada di kecamatan berhak untuk berpartisipasi  dalam program PNPM mandiri perdesaan untuk mengajukan usulan – usulan desa yang di anggap sangat di butuhkan untuk menunjang infrastruktur perdesaan, yang mana manfaat nya sangat besar untuk masyarakat di desa tersebut, maka dari itu pelaku yang ada di kecamatan melakukan MD SOS ( musyawarah desa sosialisasi ) yang mana dalam MD ini seluruh desa atau pun  dusun mengajukan usulan.
Suasana MAD Sosialisasi
     Maka dari itu sebanyak 12 desa yang ada di kecamatan tebo ulu berlomba-lomba untuk membuat proposal usulan, yang di buat oleh TPU ( tim penulis usulan ) yang di utus oleh  setiap desa masing-masing, dari proposal tersebut  maka di ketahui proritas yang sangat di butuhkan oleh desa.

     Pada saat MAD Prioritas usulan untuk  tahun anggaran 2013 salah satu desa yang mendapat kan prioritas usulan yaitu desa malako intan mendapat kan  ranking ke 5 dalam perengkingan dan akhirnya desa malako intan ini medapat bantuan fisik berupa jalan rabat beton + TPT yang jumlah dana nya sebesar Rp. 84.255.000,- dengan swadaya dari masyarakat sebesar Rp. 940.000,- dengan volume 70 METER, yang di sahkan dalam musyawarah campuran.


    Jalan yang di buat gunanyan untuk melancarkan transportasi masyarakat dan meningkatikan ekonomi masyarakat, agar masyarak mudah untuk mengangkut hasil dari pertanian yang mana mata pencharian masyarakat desa malako intan adalah bertani karet dan ladang.

     Kondisi jalan yang dilalui oleh warga untuk menuju desa malako intan yang mana jalan ini sering di lalui untuk mengangkut hasil pertanian, warga sering terjatuh pada saat melalui jalan ini, karena kondisi jalan yang di lalui sangat memprihatinkan.


     Proyek bukan hanya di lakukan oleh para pekerja laki-laki, tapi wanitapun ikutserta dalam mengerjalan jalan tersebut, semangat masyarakat terlihat di sini, perempuan pun ikut serta bergotong royong dalam mengerjakan jalan tersebut.


     Dan kini mimpi masyarakat  desa melako intan pun terwujut, warga tidak bersusah payah untuk menaiki motor nya keatas tebing, sebelum jalan ini di bangun, warga kesulitan untuk menaiki motor nya ke atas tebing.

    Kini senyum yang indah telah terlihat dari warga yang melewati jalan tersebut. Wargapun merasa senang dan berterimakasih atas bantuan yang di berikan.

      Karna adanya program dari PNPM mandiri perdesaan ini masyarakat miskin yang ada di desa sangat terbantu perekonomian nya, mendapatkan pinjaman modal usaha untuk para ibu rumah tangga yang menambah pendapatan perekonomian keluarga nya, ( kata salah seorang pemanfaat kelompok spp / sarni )

    Saya sebagai warga dari desa malako intan mengucapkan ribuan terimakasih kepada pemerintah yang telah membentuk program seperti PNPM mandiri perdesaan, karna dengan ada nya program PNPM ini masyarakat yang ada di desa, seperti desa kami bisa terbantu, baik dalam bidang ekonomi maupun bidang transportasi, dan PNPM juga memberikan bantuan dalam bidang pendidikan, seperti pembangunan gedung TK, Pembangunan Gedung  MDA dan penambahan Meaubiler untuk TK dan MDA. ( bapak sobirin )

Penulis - Aditya Ayunda (PL Reguler Kec. Tebo Ulu)

Read More »

MAD Tutup Buku Bentuk Pertanggungjawaban UPK

0 komentar
     Musyawarah Antar Desa (MAD) tutup buku tahun 2013 yang digelar Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Kecamatan merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban setelah mengemban amanah selama setahun berjalan.

     Hal tersebut dikemukakan camat Rimbo Bujang, Suparna, SE pada acara MAD tutup buku UPK PNPM Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang berlangsung 24/1/14 di aula kantor camat Rimbo Bujang. Dari MAD tutup buku ini, kata camat Rimbo Bujang, kita akan mengetahui perjalanan UPK yang mengelola dana kelompok Simpan Pinjam untuk Perempuan (SPP), apakah berjalan mulus atau banyak hambatan yang terjadi.

     Hal ini perlu dipertanggung jawabkan, baik secara materi maupun secara administrasi, karena Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) itu merupakan program pemerintah yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran.

     PNPM Mandiri Peredesaan, menurut camat Rimbo Bujang, dikelola dengan istilah, dari – oleh – untuk masyarakat, namun jangan sampai istilah itu disalahgunakan oleh pelaku, karena para pelaku baik ditingkat kabupaten, kecamatan ataupun desa mengemban amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

     Sementara ketua UPK Kecamatan Rimbo Bujang, Sardi  memamparkan perkembangan dana SPP. Dari modal sekitar RP. 2.082.750,000, ( Tahun 2003 s/d 2013 )  kini sudah berkembang menjadi Rp. 5.789.000.000,- ( Kegiatan SPP Tahun 2013 )  yang beredar di 788  kelompok atau 6530  anggota. ( Komulatif 2003 s/d 2013 ) sedangkan Kelompok Yang dilayani saat ini adalah 147 Kelompok.

     Realisasi Kegiatan pada Tahun 2013 Unit Pengelola Kegiatan telah melakukan Kegiatan-Kegiatan sesuai dengan Proses dan Mekanisme Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan ( PNPM-MP ). Adapun Dana Bantuan Langsung Masyarakat ( BLM ) yang disalurkan Tahun 2013 sebesar RP. 1.000.000.000,- yang dialokasikan Untuk Kegiatan :

SPP sebesar Rp. 150.000.000,-         Untuk 5 Desa
Sarana Prasarana Rp. 800.000.000,- untuk 4 Desa 
Ops UPK dan TPK sebesar                      Rp. 50.000.000,-
Dan  telah direalisasikan ke Desa 100 %.

Suasana Ketika MAD Tutup Buku

Suasana Ketika MAD Tutup Buku

Suasana Ketika MAD Tutup Buku
Di Tulis Oleh :
Riski Ahmadillah (FK Kecamatan Rimbo Bujang)

Read More »